Senjalala

4:55 PM


Kau berdiri sendiri disana, melipat tangan dan menatapku dari kejauhan.
Hari itu kau cantik sekali, walau sesekali kulihat kau meraba lelah dikeningmu.

Kudengar sesayup sapamu memanggilku diantara gemuruh hujan dan tiupan angin. 
Hari itu kita berpayung hujan dan didekap oleh gigil. Rasanya seperti rindu yang tak hentinya memanggil.

Terima kasih kau mengenalkanku pada wangi yang terlambat kucium.
hhahaha, jatuh hatilah padaku kemudian lupakanlah yang telah berlalu dalam tidurmu.

Aku menyimpan banyak hal untuk ku ceritakan padamu.
Seperti tentang rindu yang lupa jalan pulang.

Datanglah engkau disisiku akan kubisikan tentang rindu. 
Sepertinya ku terlalu merindukanmu sehingga batasku melebihi sesuatu hal.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe