Sehat Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

3:26 PM

Image from google
Tentu tidak ingin puasa menjadi terganggu karena tubuh yang tidak sehat. Agar aktivitas saat bulan puasa dapat berjalan lancar seperti hari-hari biasanya, tentunya kita harus menjaga kesehatan dan pola makan yang tepat ketika sahur dan buka puasa.

Menjaga kesehatan merupakan salah satu bentuk syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Puasa di bulan suci ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Namun, tidak jarang tubuh tetap lemah bahkan sampai jatuh sakit ketika dipaksa untuk terus beraktivitas seperti biasanya sementara makan dan minum sama sekali tidak dilakukan di siang hari.

Terlebih lagi bagi para pekerja yang harus melawan haus dan lapar saat bekerja di bulan puasa. Berikut cara atau tips untuk menjaga kesehatan saat menjalankan ibadah puasa ramadhan :

1. Makan yang sehat. Diet sehat pada saat berbuka tak ada salahnya diterapkan. Kue dan makanan dengan rasa manis sebaiknya jangan disantap dengan berlebihan atau dalam jumlah besar. Sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan.

2. Hindari makan terlalu banyak. Kebanyakan orang, ketika berbuka puasa selalu menyiapkan makanan yang banyak. Padahal, seharusnya puasa tidak identik dengan makan berlebihan. Bukan cuma mengganggu tubuh, makan berlebihan berdampak ngantuk saat melaksanakan shalat tarawih.

3. Minum yang cukup. Selama puasa sebulan penuh, hidrasi menjadi hal yang penting. Setelah berbuka puasa, harus minum dalam jumlah besar. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.

4. Tetap makan tiga kali sehari. Puasa memang dimulai dari matahari terbit hingga terbenam. Namun, masih bisa menerapkan      pola makan tiga kali sehari. Pertama saat bersahur, kedua ketika berbuka, dan terakhir sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.

5. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar. 

6. Makan buah-buahan saat sahur. Sebaiknya jangan meninggalkan buah-buahan sebagai asupan vitamin. Makanlah disaat sahur beserta sumber karbohidrat seperti nasi dan umbi-umbian. Jenis makanan ini akan bertahan hingga berbuka puasa.

7. Tidur di awal siang. Sempatkan tidur di awal siang guna mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi. Karena mempengaruhi kondisi tubuh apalagi saat menjalankan ibadah puasa. 

8. Minimalkan penggunaan tenaga fisikBagi pekerja, harus ekstra hati-hati untuk tidak terlalu lelah saat menjalankan ibadah puasa. Dianjurkan untuk berolahraga ringan saat sore hari menjelang buka puasa.

9. Memperhatikan kadar gula. Bagi penderita diabetes, wajib secara teratur mengontrol gula darah, minum air yang cukup, serta jangan makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.

10. Konsultasi pada dokter bila memiliki penyakit. Puasa mestinya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Jika puasa tetap dijalankan, berkonsultasilah dengan dokter apalagi saat merasakan gangguan kesehatan. Sebelum dan sesudah Ramadhan, ada baiknya disempatkan ke dokter.

11. Segera batalkan puasa bila kesehatan terganggu. Berpuasa di bulan Ramadhan memang wajib, namun ketika mengalami gangguan kesehatan dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin dapat menghentikan puasa agar kondisi tubuh tetap baik.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe