I Can Fly, Siapa pun Bisa, juga Aku....!!!!

9:30 AM

Beberapa hari yang lalu saya telah selesai membaca novel ini. Kisahnya cukup menarik kental dengan nuansa jawa, dan penulis begitu lihai "mengawinkan" budaya tradisional dengan modern dalam ceritanya. Novel ini menceritakan tentang kisah perjalanan cinta seorang penari jawa yang tersesat di dunia antara idealisme dan juga godaan duniawi. Sosoknya tidaklah sempurna dan memang bukan wanita sempurna tapi perjalanan waktu dan kisah cinta membuatnya menjadi lebih dewasa.

I Can Fly…, Siapa pun Bisa, juga Aku…., karangan Nashita Zayn mengangkat kehidupan masa kini tentang perjuangan hidup, cinta, pengorbanan, dan gambaran kebahagiaan yang tak bisa terbeli dengan uang, diwarnai dengan kesadaran akan cinta terhadap budaya bangsa sendiri. Ariti adalah seorang penari Jawa dari Solo yang sering mengikuti rombongan ke berbagai negara untuk memperkenalkan budaya Indonesia. Di salah satu kesempatan, ia bertemu dengan Artanto, seorang pengusaha muda yang rupanya sudah dipersiapkan untuk menikahi Lunetta, seorang perempuan yang dianggap sederajat. Dengan pernikahan itu, maka akan bersatulah dua perusahaan raksasa yang sudah memiliki sayap di mana-mana.

Ariti yang mengetahui posisinya, tidak banyak berharap kepada Artanto, termasuk dinikahi oleh pria itu dan hidup normal sebagaimana pasangan-pasangan lainnya (meski ia demikian mencintai Artanto). Dia pun menjalani kehidupannya layaknya air yang mengalir, yakni tanpa banyak tuntutan. Justru Artantolah yang banyak menuntut dan mengharapkannya. Sayang, Artanto tidak bisa melepaskan dirinya dari kekangan ibundanya sendiri, Nyonya Kayla, yang lebih terobsesi dengan masa depan perusahaan ketimbang kebahagiaan putranya. Buntutnya, Artanto pun menikah dengan Lunetta dan memohon maaf kepada Ariti.

Namun pada akhirnya mereka bersatu kembali meskipun hari-hari sulit telah dilalui Ariti mulai dari membesarkan anaknya tanpa didampingi sang suami, dicibir tetangganya, dianiaya oleh keluarganya sendiri dan di cintai oleh sahabatnya sendiri bahkan dikatakan wanita pembawa sial oleh ibu mertua yanghampir saja membunuhnya dengan pistol yang digunakannya saat membunuh sahabat Ariti yakni Rindang.

Dari segi cerita,kelebihan yang disajikan dalam buku ini adalah penulis berusaha mensugesti pembaca untuk masuk dalam suasana disetiap peristiwa ceritanya sehingga konflik-konflik yang terjadi didalam novel itu sangat menyentuh si pembaca. Buat yang suka novel inspiratif-romantik I Can Fly ini menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk dibaca. Terlebih lagi bagi kita yang sedang berputus asa atas cobaan yang menimpa khususnya dalam menjalani hidup bersama pasangan.
Bukannya ombak itu indah?Ombak laksana manusia, ke mana pun ombak tenggara, ia ingin kembali ke bibir pantai. Begitu pula manusia, ke mana pun ia pergi, yang ia rindu hanya tanah air, di mana ia bebas mengabarkan cinta, dan mengecupi sepoi anginnya…



You Might Also Like

0 komentar

Subscribe