Sadar Penuh Hadir Utuh

1:12 PM

Bahagianya berteman dengan buku, terlebih buku-buku non fiksi pengembangan diri. Entah mengapa sejak dulu saya suka sekali dengan genre buku ini. Seperti salah satu buku yang baru saja saya selesaikan ‘Sadar Penuh Hadir Utuh’ karangan Adjie Silarus. Seperti kebetulan, buku ini 'sengaja dilempar' pada saya yang akhir-akhir ini sulit sekali fokus.

Membaca buku ini membuat saya mengerti, bahwa kita hanya membutuhkan keheningan sejenak. Belajar merasakan setiap helaan dan hembusan nafas. Dengan seringnya berlatih, hal ini bisa melatih pikiran kita untuk selalu fokus dimanapun dan kapanpun. Di dalamnya diulas berbagai langkah praktis untuk mencapai mindfulness, yaitu keselerasan tubuh dan pikiran. Dengan begitu, kita dapat menjalani keseharian disertai energi yang lebih positif. Selain dapat membantu mengelola stress, mindfulness juga membuat kita lebih menghargai kebahagiaan meskipun hal-hal sederhana.
Mungkin benar apa yang dikatakan mas Adjie “Kadang kita perlu duduk sejenak merangkul diam, tidak terperangkap masa lalu, tidak juga mengembara ke masa depan. Karena hidup tak melulu tentang tergesa untuk bertindak, tetapi juga ada kalanya yang bisa kita lakukan hanya menunggu.”
Rupanya semua masalah yang kini saya alami hanyalah karena saya kurang menikmati setiap helaan nafas dan tidak bisa memfokuskan pikiran dan kehadiran diri secara utuh. Seringkali dalam melakukan sesuatu, pikiran saya bercabang kemana-mana. Misal saya sedang bekerja tapi pikiran saya tidak pada kerjaan. Lebih parahnya, pikiran saya justru berkutat dengan masalah-masalah yang sedang menimpa. Yang tak jarang malah membuat saya sulit sendiri dengan berantakkannya pekerjaan karena kehilangan fokus. Mungkin saya hanya butuh untuk berhenti sejenak dalam keheningan, kemudian menyadari pikiran sepenuhnya, dan menghadirkan diri secara utuh.

Terlalu banyak kutipan menarik dalam buku ini. Saya menyarankan lebih baik kita membacanya sendiri. Dan saya merekomendasikan buku ini untuk siapapun. Untuk mulai merasakan setiap detik dan langkah kehidupan. Buku ini adalah tulisan-tulisan sederhana yang bercerita pengalaman sehari-hari mengenai kita, manusia bersama sisi yin, being. untuk melatih sisi yin, being, melalui buku ini, maka penulis memperkenalkan “mindfulness”. Mindfullness merupakan cara sederhana untuk melatih diri agar sadar penuh, hadir utuh di sini dan saat ini, lebih menyadari kehidupan dengan segala yang terjadi setiap saat.

Banyak hal yang sebenarnya bisa kita syukuri dalam hidup. Namun penyesalan masa lalu, kecemasan masa depan seringkali menghantui kehidupan. Hingga kita lupa merasakan setiap hirupan dan hembusan nafas. Sering kali kita merasa sibuk dan kekurangan waktu untuk ini dan itu. Kita berusaha mengerjakan semuanya sekaligus, tanpa sadar bahwa tubuh dan pikiran kita memiliki keterbatasan. Karena itu, buku ini dapat menuntun kita untuk duduk diam sejenak, agar dapat menyadari kehadiran kita di sini, saat ini.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe