Rindu Ayah

9:42 AM

Entah mengapa buku yang bertemakan tentang ayah sangat aku sukai. Saya memiliki banyak kumpulan cerpen maupun novel yang bertemakan seperti itu, salah satunya Buku Bila Esok Ayah Telah Tiada karangan Nagiga Nur Ayati yang telah saya review beberapa minggu lalu. Awalnya saya membeli  buku karena suka dengan cover kemudian beberapa penulis ternama yang ikut berkolaborasi dalam buku ini, itu sihh menurutku.

Buku ini merupakan kolaborasi 24 penulis ternama yang menuliskan cerpen bertemakan ayah dengan gaya penulisan serta penokohan yang berbeda-beda. Sangat menarik membaca berbagai cerita 24 penulis bagaimana perilaku anak terhadap ayah yang kadang tidak disadari dapat melukai perasaan ayahnya hingga berujung penyesalan saat ayah tidak ada lagi didekatnya. Beberapa alur cerita di dalam buku ini hampir mirip dengan isi buku Bila Esok Ayah Telah Tiada.
“Terkadang ia terlihat sangat angkuh, arogan, bahkan cenderung tolak perhatian. Namun, tahukah kau bagaimana Ayah selalu mencoba memastikan bahwa kau baik-baik saja? Bagaimana ia selalu bekerja keras agar semua kebutuhan keluarga bisa dipenuhi? Apa kau pernah melihatnya menangis saat ia merasa bahagia atau merasa berduka? Ayah, sosok itu yang sering luput dari hatimu, namun dialah yang selalu menempatkanmu sebagai pelita hidupnya.”

Buku ini mengajak kita (anak) untuk lebih berani, mandiri atau kurang lebih seperti tema blog ku dewasa sejak dini. Sepertinya pesan itu yang ingin disampaiakan masing-masing penulis dalam setiap karyanya dalam buku ini. Secara keseluruhan saya menyukai buku ini. Banyak hal yang sebelumnya sering saya kerjakan dan ternyata saya sadar secara tidak langsung juga melukai perasaan orang tua. Maaf ayah atas ke khilafan anakmu…. kami saya kamu…. Semoga ayah selalu di hati kita semua.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe