Ketika Ruhani Menggugat Jasmani

8:18 AM

Awal melihat buku ini di bukukita.com, saya penasaran dengan maksud covernya dimana sebuah telur pecah dan kuningnya keluar ditambah kata KASYAF yang bahkan sama sekali tidak pernah kudengar apalagi kupahami maknanya. Kata ini sungguh membingungkan, bisa dikatakan saya terlambat untuk memahaminya ditambah tulisan Ketika Ruhani Menggugat Jasmani semakin membuatku bertanya-tanya.

Buku ini merupakan sekumpulan catatan ringkas namun padat makna yang mampu mengajak kita menyelami dasar-dasar syariat batin yang diajarkan dengan agama islam. Seperti pertengkaran antara akal dan hati untuk menentukan suatu tindakan yang sesuai dengan keinginan keinginan kita walaupun terkadang keinginan itu justru bertentangan dan menghasilkan konflik lain. Misalkan kebimbangan, keraguan, ketakutan, kegelisahan, iri dengki, dendam, egois, emosi dan perasaan yang tidak membuat nyaman selalu muncul jika kita salah menentukan sikap perbuatan. Apalagi perbuatan itu tidak mengarah pada urusan religius.
Gaya penulisan Wibi Aregawa sangat menarik, kata kiasan dan beberapa analogi yang digunakan dalam menggambarkan konflik batin antara Ruhani dan Jasmani di kehidupan sehari-hari penuh humoris dan berisikan penjelasan sederhana serta ditambahkan sejumlah kisah nyata. Menurutku buku ini mampu memberikan pencerahan dan inspirasi positif bagi pembaca dalam menyempurnakan iman dan amal sesuai dengan petunjuk yang ada di dalam Al-Quran maupun Hadist.

You Might Also Like

0 komentar

Subscribe