Musim Yang Baik Untuk Jadi Lebih Baik, Selamat Tahun Baru Temans!!!

4:57 PM

Di ujung pagi, hari terakhir di tahun 2015 mengapa semuanya beranjak pergi? Jauh kudekap, ditepis sunyi mencercap. Sementara, tak sedikit pun kakiku bergerak meninggalkan penantian yang kusekap dibatas rindu di tanah ini bersama teman-teman. Aku terbentur jawab yang belum juga terungkap dari sederet mimpi, semu tanpa penghabisan yang merekat di ujung pagi seperti tahun sebelumnya.

Rasanya waktu terlalu cepat berputar,  sementara tokoh dan kejadian terus bermunculan. Ini tahun kelima saya berada di kota ini. Saya masih ingat saat pertama kali berada disini semuanya terasa asing bahkan bingung dengan apa yang akan saya hadapi. Seperti buronan yang berlari sejauh mungkin demi menghilangkan jejak atau seperti anak jurusan Pertambangan yang mulai belajar Akuntansi, entahlah. Yang jelas semuanya serba mungkin, seperti hari ini saya berada disini dan diberi kesehatan.

Senang rasanya dapat berkumpul setiap pagi bersama temans-temans, Prok…prokkk. Ada kami disini, dimulai dari Pak Richy yang dari awal sampai saat ini selalu menjadi inspirasi saya. Banyak hal yang diajarkannya tidak hanya pekerjaan tapi semua hal. Saya merasa dia seperti teman bahkan kakak  bro!!!. Keakraban yang saya jalin dan cara dia mengajari saya sangat menyenangkan dan sering ku ceritakan ke teman-teman dan keluargaku bagaimana cara dia mengajariku. Setelah pak richy saya bertemu dengan Andry Wibowo, wahhh kalau temen satu ini sudah bro bangettt. Setiap hari kami sering bercerita pengalaman satu sama lain. Beberapa tahun kerja bersama banyak hal juga saya dapatkan darinya, mulai dari cara foto. Ayooo liat sini ….. senyum…. Senyum…. 1… 2…. 3…. Cheers !!!!! saya selalu ingat itu dari pertama ia masuk sampai sekarang. Kami selalu bertukar pikiran dan dia punya istri yang sangat baik yang selalu menyapa dan tersenyum saat bertemu dengannya. Banyak suka duka yang kami lalui bersama-sama. Mulai dari liputan masuk di hutan dengan sepeda motor, naik perahu kemudian dorong mobil carribian saat mogok, Hhhhaahah pokokeekk uakeeehhh……


Tidak lama ada  pak Anjum Fauzi, wahhh bapak yang satu ini lucu dan jago buat video. Denger dia bicara ja sudahh mau ketawa tapi ditahan dulu ginn. Pengalaman dan pengetahuannya sangat banyak yanhhh maklum lah, ia sudah malang melintang juga bekerja. Yang pasti yang diinget dari dia medokknya dan kadang kekurangan huruf saat nulis… hhhhahaha. Berikutnya Rahmidatul Hasanah tapi saya lebih senang memanggilnya pisangkejuuu entah kenapa yang jelas ceritanya panjang. Pertama kenal dengannya saat liputan pesta adat mappanretasi, waktu itu pisangkejuu merupakan salah satu duta wisata tanah bumbu yang kebetulan dapat juara malam itu juga. Akhirnya saya mem-fotonya dan memutuskan untuk kenalan dengannya. Lambat laun saya kenal dengan dia sampai pagi ini, sedikit berisik sihh cuman dia baik, penyayang dan yang pasti memiliki suara yang bisa diatur seenak hatinya… kadang lembut… keras… dan tiba-tiba cemprenggg tapi dia keren sihh.

Setelah pisangkejuuu kemudian muncul bang jack yang sangat setia dengan jaket panjang dan motor vespanya. Hampir setiap hari saya ngobrol dengannya dan tak satu hari pun saya pernah melihatnya bersedih. Bahkan saya sempat menanyakan bagaimana bang jack membagi waktu bersama istri sementara saat siang maupun malam kadang masih di kantor bekerja dan lain-lainnya. Ia sangat rajin, suka bercanda juga dan kuat makan gorengan + minum kopi hitam. Tidak lama muncul Celixa Amenity Yovanka (Celi datang MEMBAWA KEBAHAGIAN… kalimat ini juga sering diucapkannya). Dia yang paling serius mikirin berat badan diantara kita semua dan saya yang paling sering disindir serta di protesnya, maklum saya lebih berat sedikit darinya. Selama bekerja, ia menjadi partner saya dalam menulis berita dan beberapa kali juga kami liputan bareng serta nge-gym setiap malam cuyy. Hampir setiap hari ia mengatakan sekarang saya agak gendut dan bajuku pada sempit sambil memegang kotak nasi merah yang dibawahnya setiap pagi, padahal semua orang tau kalau dia itu cantik, body nya sexy terus baik dan gak sombong.

Setiap hari kami berdoa bersama dan berharap yang terbaik esok hari. Bukankah ada sebuah pesan mengatakan, jika hari ini lebih baik dari pada hari kemarin maka beruntunglah. Ketika hari ini sama saja dengan kemarin, maka rugilah. Dan, saat hari ini lebih buruk dari kemarin, maka sia-sialah.  Akhirnya kami sampai di penghujung tahun 2015 meskipun tanpa bang jack dan celixa. Ini waktu yang sangat tepat bagi kita untuk mengevaluasi diri apa saja yang telah kita lakukan dan apa yang belum sempat kita lakukan. Maka di tahun yang baru inilah saatnya sebagai pembuktian, kita bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi. Meskipun sudah berapa banyak resolusi yang kita buat di tahun-tahun sebelumnya. Entah sudah berapa resolusi yang kita laksanakan sesuai agenda. Entah sudah berapa banyak pula penundaan yang kita lakukan dengan berbagai argumentasi. Apakah resolusi dan semacamnya hanya sebuah seremonial belaka? Tentu kita memiliki jawaban masing-masing, tidak peduli tepat atau tidak yang pasti kita telah membangunannya. Selamat tahun baru temans-temans!!!!

You Might Also Like

2 komentar

  1. Semoga musim depan lebih baik dari pada musim ini, mari bekerja..!!! Bismillah..!!!
    Selamat tahun baru 2016

    ReplyDelete

Subscribe